Tampilkan postingan dengan label cerita ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita ringan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2013

IBU

RAHMATMU YA RABBY

PERNAHKAH KITA MENGUKUR SEPANJANG APA KASIH DAN CINTA SEORANG IBU???

PERNAHKAH KITA MENIMBANG SEBERAT APA CINTA NYA???

PERNAHKAH KITA MERENUNG SETULUS APA KASIHNYA???
 
Atau setelah kita dewasa

Setelah kita bisa berjalan, bisa berlari, Bisa bekerja mencari hidup
Memiliki pasangan hidup
 
Setelah kita tidak butuh lagi dengan suapannya
Dengan gandengan tangannya
Dengan pelukannya
Dengan dekapannya
Dengan ninaboboknya
dengan belaiannya
Dengan, segala belas kasihnya
 
Kita mulai menjauh darinya
Kita mulai sibuk dengan urusan kita
Kita mulai lupa dengannya
 
Akhi/ukhti
Andai semua waktumu kau luangkan untuk ibundamu
Andai semua hartamu kau berikan kepada ibundamu
Aku, yakin kaupun mustahil melakukannya
Tapi kalau itu yang kau lakukan… Kau pun takkan pernah bisa membalasnya…
 
Tiada hal yang paling membahagiakan hati seorang ibu, lebih dari melihat anaknya bahagia…
 
Tiada hal yang melarakan hatinya lebih dari melihat musibah menimpa buah hati..
Apapun yang dibutuhkan anaknya akan dipenuhi, asalkan ia bisa kembali tersenyum

Dia rela memakai sandal yang usang, asalkan anaknya pakai sandal baru
Dia rela begadang aslkan anaknya lelap tidurnya
Dia kuat menahan lapar di perutnya, tp dia g' tahan melihat anaknya kelaparan

Dia rela nyawanya digadaikan asalkan anaknya hidup

Dia rela hatinya diiris-iris aslkan anaknya senang

Akhi\Ukhti..
Bila kau berada dekat dengan ibunya, maka hampirilah ia sekarang…
Kecuplah keningnya
Minta maafnya
Minta ridhanya
Pijat kakinya
Dan ucapkan Rabbighfirli wa liwalidayya warhamhuma kama Rabbayani shoghiran
 
Bila kau jauh darinya, telponlah dia, denganrkan suaranya, mintalah doanya
Dan kirimkanlah sesuatu untuknya
 
Dan bila dia berada di alam yang berbeda…
Angkatlah tanganmu
Pujilah Rabbmu
Dan doakan ibumu
SeLaLu

RABBYGHFIRLI waliWAALIDaYYa WArHamHuma KAMa RobbaYani SHagiran

 Ditulis oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah MA حفظه الله تعالى

Rabu, 17 Juli 2013

Titik Hitam Pada Selembar Kertas

Seorang motivator bisnis yg terkenal, Jim Rohn, diundang sebuah perusahaan untuk melakukan motivasi memacu semangat karyawannya yang sudah mengendor.

Dalam presentasinya, Jim Rohn mengambil satu kertas putih yang besar, kemudian dia membuat sebuah titik hitam kecil dengan pen persis di tengah kertas itu.

Dia kemudian memperlihatkan kertas itu kepada semua orang yang hadir. Lalu bertanya, "Apakah yang dapat lihat di kertas ini?"

Dengan cepatnya seorang pria langsung menjawab
"Saya melihat sebuah titik hitam."
"Baik, apa lagi yang kamu lihat selain titik hitam?" Jim kembali bertanya.

Yang lainnya terus memberikan jawaban yang sama : "Hanya sebuah titik hitam."
"Tidakkah kamu melihat yang lainnya, selain titik hitam?"
Jim bertanya terus mengejar jawaban lain.
"Tidak" dengan serentak, hampir seluruh pengunjung itu menjawabnya.
"Bagaimana dengan lembaran kertas putih ini?" Jim kembali bertanya "Saya yakin kamu semua pasti melihatnya, tetapi mengapa tidak ada yang memperhatikannya?
Dan hanya melihat pada sebuah titik kecil saja?"

Jim kemudian menjelaskan :
"Dalam hidup ini, kita juga selalu lalai dan mengabaikan akan banyak hal-hal yang baik, hal-hal yang dahsyat, hal-hal yang cermerlang, hal-hal yang indah, yang kita miliki atau pernah terjadi di sekitar kita, dan kita selalu hanya fokus dan memberikan perhatian pada masalah kecil, masalah sepele, masalah keuangan, masalah kekecewaan, masalah kegagalan.
Masalah kita itu, persis seperti sebuah titik hitam kecil, dalam lembaran kertas besar ini.
Masalah itu hanyalah kecil dan tidak signifikan, jika kita dapat meluaskan pandangan kita untuk melihat dalam hidup kita, persis seperti kita lihat seluruh lembaran kertas ini, maka titik hitam tadi sangat kecil dan hampir tidak berarti."

Apakah kita termasuk orang yang juga selalu melihat titik hitam itu ? Semoga tidak ya.

Jumat, 17 Mei 2013

KISAH POHON APEL

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. 

 Waktu terus berlalu……..
Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel.
Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya.
Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. "
Anak lelaki itu sangat senang.
Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.
Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi.
Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
"Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.
"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?"
"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.
Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.
Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
 
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
"Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel.
"Aku sedih," kata anak lelaki itu.
"Aku sudah tua dan ingin hidup tenang.
Aku ingin pergi berlibur dan berlayar.
Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau.
Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya.
Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku," kata pohon apel itu.
"Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel.
"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.
Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.
Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. "
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat.
Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua.
Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.
Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.
Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan.
Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Sabtu, 02 Maret 2013

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat

Dalam Pemilu Jawa Barat ada sedikit joke untuk para pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat. Karena sebagian calon yang berpasangan dengan artis merupakan artis yang mempromosikan Obat.

Gak percaya? terbukti :
Suasana TPS 55 SMP 12 Bekasi
1. Dede Yusuf Wakil dari Bodrex.
2. Dedy Mizwar Wakil dari Promag.
3. Diah Pitaloka (Oneng) Wakil dari Kuku Bima.
Untuk itu semua warga Jawa Barat, pilihlah Gubernur yang sesuai dengan keluhan anda:
- Yang suka sakit kepala, coblos Dede Yusuf.
- Yang sering mual, mulas, perih kembung, coblos Dedy Mizwar.
- Yang suka loyo, lesu, letih, lemah, coblos aja Oneng.

Oke? Pilihlah Gubernur JABAR sesuai penyakit anda.

NB : Baca aturan nyoblos, bila sakit berlanjut hubungi Gubernur anda.

Minggu, 09 Desember 2012

"Bekas istri ?"/ "Bekas Suami ?"

Tentang seseorang yang menjadi pilihan hidup kita:
"Orang selalu berkata ada bekas Istri atau Suami, tapi tidak ada bekas anak dan bekas orang tua."

Mungkin cerita bijak berikut ini dapat merubah pandangan tersebut dan membuat seseorang ingin memiliki suami atau istrinya sampai akhir hayat.

Seorang dosen mengadakan permainan kecil kepada mahasiswanya yang sudah berkeluarga dan meminta 1 orang maju ke papan tulis.
Dosen : "Tulis 10 nama yang paling dekat dengan anda", lalu mahasiswa tsb menulis 10 nama. Ada nama Tetangga, Orang tua, Teman kerja, Istri, Anaknya dan sebagainya.

Dosen : "sekarang silahkan pilih 7 diantaranya yang sekiranya anda ingin hidup terus bersamanya". Lalu mahasiswa itu mencoret 3 nama.
Dosen : "coret 2 nama lagi", dan tinggallah 5 nama.
Dosen : "coret lagi 2 nama", maka tersisalah 3 nama yaitu Orang tua, Istri dan Anaknya.

Suasana kelas hening.
Mereka mengira semua sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih.

Tiba-tiba Dosen berkata : "silahkan coret 1 nama lagi !", mahasiswa itupun perlahan mengambil pilihan yang amat sulit lalu mencoret nama orang tuanya secara perlahan.

Dosen : "silahkan coret 1 nama lagi !". Hati sang mahasiswa mjd bingung. Kemudian mengangkat kapur dan lambat laun mencoret nama anaknya dan mahasiswa itupun menangis.

Setelah suasana tenang sang Dosen bertanya kepada Mahasiswa itu. "Kau tidak memilih Orang tua yang membesarkan Anda, tidak juga memilih Anak yang dari darah daging, sedang Istri itu bisa dicari lagi.
Semua orang didalam kelas terpana menunggu jawaban dari Mahasiswa itu.

Lalu sang Mahasiswa itu berkata, "Seiring waktu berlalu, Orang tua saya akan pergi dan meninggalkan saya, sedang Anak jika sudah dewasa lalu menikah, setelah itu pasti meninggalkan saya juga. Sedangkan yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTRI saya.
Orang tua dan anak bukan saya yang memilih tapi Allah yang menganugerahkan, sedang ISTRI, sayalah yang memilih dan dengan izinNya ...
istri adalah bagian dari diriku, karena dia adalah tulang rusukku...

Minggu, 25 November 2012

Touring Suzuki "Pesta Ertiga"

Foto depan ERTIGA Tante Lina di TMII.
Beberapa waktu lalu sebelum lebaran Tante Lina membeli mobil Ertiga. Sabtu tanggal 24 November 2012 kami dengan tante Lina mengikuti acara dari Suzuki, yaitu Touring "Pesta Ertiga" dengan kegiatan keliling Jakarta dan rombongan berakhir di TMII.
Sepulang sekolah langsung ambil no di Suzuki Show Room Pondok Gede.

Pelaksanaan acara berlangsung pada hari Sabtu 24 November 2012 mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB dan akan dimulai dari 7 lokasi start yang berbeda menuju TMII. 7 lokasi start "Pesta Ertiga" yaitu:
• Daerah Tangerang di Perumahan Alam Sutera.
• Daerah Jakarta Barat di Citraland.
• Daerah Cibubur hingga Bogor di Rest area Cibubur.
• Daerah Bekasi - Kerawang di -Bekasi Square.
• Daerah Jakarta Utara di Cearfoure Pulomas.
• Daerah Jakarta Timur di Cearfoure MT. Haryono.
• Daerah Jakarta Selatan di Cearfoure Lebak Bulus.

Kami masuk dalam rombongan "Pesta Ertiga" Jakarta Timur. Pagi Kaila sudah bangun kemudian menjemput mba bella di sekolah yang sedang Mabit. Dari Bekasi sekolah mba Bella kami jalan jam 06:00 wib menuju Cearfoure MT. Haryono. Karena terlalu pagi tante Lina dan bude Susi tidak mau ikutan dalam jalan-jalan tersebut. Saat kami tiba di Cearfoure MT. Haryono sudah mulai berkumpul Ertiga, dan langsung mendaftarkan dalam rombongan. Bapak coba tanya lagi tante Lina apa mau ikutan tidak, dan setelah dibujuk tante Lina akhirnya mau ikut. Dan mba Bella dan bapak langsung jemput tante Lina ke Pramuka, sementara saya dan Mama meregistrasi kendaraan Ertiga tante Lina.
Peserta ERTIGA Turing kumpul di Cearfourre MT. Haryono.

Pihak Suzuki Indomobil Sales mempercayakan kepada APV Club Jakarta untuk merencanakan dan memimpin pelaksanaan Konvoy Suzuki Ertiga tersebut yang akan diikuti lebih dari 2.000 kendaraan. Acara ini juga akan disiarkan secara langsung oleh Radio Sonora FM 92 Mhz.

Beberapa ruas jalan yang akan kami lewati bersama rombongan "Pesta Ertiga", yaitu :
• Sekitar perumahan Alam Sutera masuk ke Toll dalam kota menuju TMII.
• - Toll Tangerang – Jakarta
• - Toll lingkar Dalam Kota Jakarta
• - Perempatan grogol (sekitar citraland)
• - Ruas Buperta Cibubur hingga pintu toll cibubur 2
• - Toll Jagorawi mulai dari pintu toll Cibubur 2 hingga toll dalam kota jakarta
• - Toll Lingkarluar Jakarta mulai dari pintu toll Pondok Pinang barat 1 hingga pintu toll Dukuh 2
• - Sekitar Bekasi Square hingga pintu toll Bekasi Barat 1
• - Toll Cikampek Jakarta mulai dari pintu toll bekasi Barat 1 hingga pintu toll cikunir
• - Toll lingkarluar jakarta mulai dari pintu toll cikunir hingga pintu toll Dukuh 2
• - Jalan Pulomas Jaya
• - Jalan Tanah mas pulomas
• - Jalan kayu Putih mulai dari koramil 04 Pulogadung hingga perempatan rumah susun pulomas
• - Jalan perintis kemerdekaan hingga pintu toll cempaka putih.
• - Perempatan TMII depan tamini square
• - Jalan Taman Mini Pintu 1 hingga gerbang utama TMII.  
Istirahat habis acara ERTIGA Turing di TMII
Rombongan kami berangkat dari MT. Haryono tepat jam 08:30 langsung masuk ke Toll Dalam kota dengan jalur Semanggi, Peluit, Ancol, Tanjung Priok, Kelapa Gading, Rawamangun terus masuk Toll Jagorawi dan keluar pintu Toll TMII. Tapi ternyata jalan cukup macet sehingga kami sendiri ikut kena macet mulai dari Kelapa Gading hingga masuk TMII. Butuh waktu sekitar 4 jam untuk kami tiba di TMII, sangat melelahkan dan bosan di mobil.

Setiba di TMII sangat disayangkan keadaan hujan, sehingga kami tidak dapat mengikuti acara dengan benar. Walaupun kami dapat makan siang kami kurang selera karena hujan, dan akhirnya kami makan di pinggiran danau pulau Indonesia, wuih... enaknya.
Sekitar jam 15:00 kami meninggalkan acara Pesta Ertiga yang belum berakhir karena terlalu lelah. Kami tak lupa mampir di istana boneka dan keliling anjungan yang ada di TMII.
Senang dan capai rasanya, tapi kami menikmatinya. Setalah acara tersebut kami mampir di rumah bude Susi hingga larut malam.




Sabtu, 27 Oktober 2012

Makan di Ayam Kremes Galaxi

Pas kami lapar beberapa waktu lalu kami mampir di Ayam Kremes Galaxi tepatnya di Ruko Galaxi Raya disekitar patung kuda satu. Saat kami sedang enak-enaknya menikmati santapan ayam bakar dan goreng kami tidak sengaja terlintas pandangan kami pada sebuah warung gerobak yang tak jauh tempat kami makan.

Gerobak tersebut juga menjual ayam bakar dan goreng seperti kami makan, tetapi berjualan sistem kaki lima. Yang menarik dari gerobak ayam tersebut adalah namanya yaitu MA'UN yang sama dengan nama pade kami. Serontak kamipun tersipu dan tak lupa kami foto serta kirimkan foto tersebut ke mba Eva. Dijawablah foto kami tersebut oleh pade "sialan". Padahal apapun semua itu halal dan merupakan mata pencaharian yang tidak hina.

Senin, 22 Oktober 2012

"MUSUH ATAU TEMAN?".

Suatu saat ada seorang PETANI punya seorang tetangga yang berprofesi sebagai PEMBURU yang punya anjing-anjing galak tapi kurang terlatih.

Anjing-anjing itu sering melompati pagar & mengejar-ngejar domba-domba milik Petani.

Petani itu lalu meminta tetangganya itu untuk menjaga anjing-anjingnya. Sayangnya si Pemburu tak mau peduli.

Hingga suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar & menyerang beberapa domba Petani, sudah terluka parah.

Petani itu marah & merasa tak sabar. Ia memutuskan pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dangan hati-hati & berkata, "Saya bisa saja menghukum Pemburu itu & memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjing-anjingnya. Tetapi kau akan kehilangan seorang TEMAN & mendapatkan seorang MUSUH...".

"Mana yang kau inginkan, teman, atau musuh yang jadi tetanggamu..?". Ujar si Hakim.

Petani itu menjawab, bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

"Baik, saya akan menawari kau sebuah solusi yg WIN-WIN. Domba-dombamu akan aman & kamu akan tetap berteman dg tetanggamu itu..".

Mendengar solusi pak hakim, si Petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, Petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim....Dia ambil 3 domba terbaiknya & menghadiahkannya kepada 3 anak Pemburu. Anak-anak si Pemburu sangat senang menerima hadiah dari Petani & mulai bermain-main dengan domba-domba itu.

Karena senang serta untuk menjaga mainan baru anak-anaknya, si Pemburu itu kemudian mengkerangkeng anjing-anjing pemburunya.

Maka sejak itu anjing-anjing si Pemburu tak pernah lagi menganggu domba-domba si Petani.

Disamping rasa terimakasihnya pada kedermawanan si Petani pada anak-anaknya, Pemburu itu lalu mulai sering membagi hasil buruan pada si Petani.
Sebagai balasannya Petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.

Dalam waktu singkat mereka menjadi sahabat yang sangat erat.

Sebuah ungkapan mengatakan:
"Cara Terbaik untuk menaklukan & mempengaruhi orang adalah dengan membagi kebajikan.."

Minggu, 30 September 2012

Tukang Kayu

Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dari profesi yang sudah ia geluti selama puluhan tahun.

Ia ingin menikmati masa tua bersama istri dan anak cucunya. Ia tahu ia akan kehilangan penghasilan rutinnya namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya.

Sang Mandor merasa sedih, sebab ia akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya.
Namun ia juga tidak bisa memaksa.

Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu tua ini berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi
membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakannya tidak dengan
segenap hati.

Sang mandor hanya tersenyum dan berkata, "Kerjakanlah dengan yang terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas membangun dengan semua bahan terbaik yang ada."

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan. Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali, ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, "Ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!"

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan.

Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini. Anggaplah rumah itu sama dengan kehidupan Anda. Setiap kali Anda memalu paku, memasang rangka, memasang keramik, lakukanlah dengan segenap hati dan bijaksana.

Sebab kehidupanmu saat ini adalah akibat dari pilihanmu di masa lalu.
Masa depanmu adalalah hasil dari keputusanmu saat ini.

www.AnneAhiraNewsletter.com

Senin, 27 Agustus 2012

Puisi Habibie 'tuk Ainun

Ainun...... Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Minggu, 06 Mei 2012

"KITA BISA JIKA KITA BERPIKIR KITA BISA"

Seekor gajah yang diikat kakinya sejak kecil dengan seutas rantai sepanjang 4 meter, ketika dia dewasa dia tidak akan melangkah keluar dari area lingkaran 4 meter walaupun rantainya sudah diganti dengan seutas benang.
Itu bukan cerita, itu kisah nyata...!
Kita sebagai manusia yang berakal budi ternyata juga mengalami trauma yang sama.
Teman saya sejak kecil tidak berani mengendarai sepeda, ketika kami remaja dan suka keliling kota dengan sepeda motor, dia selalu dibonceng teman lainnya, setelah kami dewasa beberapa teman mulai memakai mobil untuk aktivitasnya, tapi teman saya itu tetap tidak berani mengendarai apapun...!
Kita juga pasti punya teman yang tidak pernah mau mencoba mengendarai sepeda/sepeda motor, apalagi mobil, selalu takut & merasa bahwa mengendarai motor atau mobil adalah sesuatu yang sangat sulit.
Istri teman saya bisa mengendarai mobil, setiap hari dia menggunakan mobil untuk antar jemputnya ke dan dari sekolah, tapi dia hanya berani menggunakannya di dalam kompleks (Perumahan), selama lebih dari 5 tahun tidak pernah sekalipun dia beranimengendarai mobil keluar dari Kompleks perumahan...
Suatu hari anaknya sakit dan masuk rumah sakit yang jauh diluar Kompleks Perumahan, padahal suaminya sedang tugas di luar kota. Terpaksa dia mengendari mobilnya pergi ke rumah sakit tersebut, dan sejak saat itu dia berani mengendarai mobilnya kemana saja, termasuk pulang pergi ke luar Kota...
Ada staff di bagian keuangan yang sudah bekerja 5 tahun, tidak pernah bisa meraih promosi jabatan karena disana adalah jabatan fungsional yang buntu dengan jenjang karir, ketika saya tawarkan jabatan di bagian marketing, dia tidak berani mengambilnya karena merasa tidak mampu menjadi orang marketing...
Ada lagi seorang sales yang sudah bekerja 7 tahun, prestasinya bagus, disegani teman-temannya, bahkan jadi tempat bertanya atasannya. Ketika ditawari jabatan supervisor dia menolak karena dia takut dengan pekerjaan administrasi dan takut kalau nanti suatu hari naik lagi jadi distrik manager yang sarat dengan tugas tugas di atas meja, dia merasa tidak bisa mengerjakan pekerjaan adminitrasi.
Ada teman saya, seorang manager yang mendapatkan tawaran posisi sebagai country manager di sebuah negara maju di Eropa, dia mencoba menjalankannya selama 1 bulan disana, lalu bulan depannya dia kembali dan menolak jabatan tersebut, padahal fasilitas dan gaji yang diterima sangat menggiurkan.
Ketika saya tanya mengapa dia menolak, dia menjawab bahwa disana sulit sekali cari makan, dia tidak bisa kenyang kalau hanya makan roti, kentang, daging, pizza. Harus Nasi, hanya nasi yang bisa membuat dia kenyang...
Teman-teman sekalian, coba kita lihat diri kita sendiri, adakah seutas benang yang menghambat diri kita saat ini?
Putuskan benang itu..!! SEGERA...!!
That's dangerous...!
Bergeraklah maju lebih dari lingkaran yang selama ini mengurung kita. Kita pasti bisa kalau kita berpikir kita bisa, kita akan gagal kalau kita selalu berpikir kita akan gagal.
Peluang demi peluang muncul setiap hari, dan karena selama ini kita menutup mata kita, telinga kita, pikiran kita, diri kita, hidup kita, maka peluang-peluang itu menjadi bukan peluang sama sekali..., lewaaaaat begitu saja.
Maka...ayo mulailah melangkah sedikit demi sedikit kalau kita masih gamang, lalu berlari cepat setelah kita lebih yakin lagi.
Jangan sama sekali menyianyiakan setiap peluang untuk maju, untuk berhasil, demi diri kita sendiri dan orang-orang yang anda cintai....
BERHENTI MENJADI PENGELUH & PENGECUT, & MULAI BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN BESAR UNTUK HIDUP KITA.!
Karena kita sangat tahu betul bahwa sesungguhnya setiap hari selalu ada kesempatan membuat sejarah besar bagi hidup kita...
TALK LESS, ACTION MORE...!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®















Rabu, 04 April 2012

"5 FAKTA KESUKSESAN"

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA KITA!
- Nelson Mandela, baru jadi presiden pada usia 76 tahun setelah masuk bui selama 27 Tahun.
- Steve Jobbs, sudah jadi jutawan usia 21 tahun.
- Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada umur 65 tahun.
- Winston Churchill, Seringkali gagal dan banyak hambatan, baru baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
- Bill Gates, sudah jadi manusia terkaya di dunia usia 41 tahun.

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
- Barrack Obama : Keturunan Kulit Hitam pertama yang jadi Presiden Amerika Serikat saat ini.
- Jenderal Colin Powell & Martin Luther King : juga berkulit hitam.
- Confusius: anak yatim di negeri Tiongkok yang akhirnya menjadi Penasehat Kerajaan dengan sebutan Sang Bijak dan diakui sebagai Nabi oleh para pengikutnya.
- Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN ( CACAT ) FISIK.!
- Hellen Keller : Seorang Tuna Netra dan Tuna Rungu tapi berhasil menjadi Penulis dan Pendidik terkenal dunia.
- William Shakespeare: seorang penderita cacat kaki yang bisa menjadi penulis novel yang sangat terkenal yang sangat fenomenal dengan karya-karyanya.
- F.D. Roosevelt: waktu kecil terkena sakit polio tapi ia berhasil menjadi Presiden AS ke 32.
- Beethoven: Seorang Tuna Rungu tapi bisa menjadi komposer musik.
- Napoleon Bonaparte : Tubuhnya sangat pendek, wajah pun tidak menarik, tetapi dia menjadi pemimpin pasukan yang menaklukkan hampir seluruh Eropa.
- Anthony Robbins: hanya Lulusan SMA, dia juga kegemukan tapi dia merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, dia menjadi langsing dan menjadi motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN!
- Temujin adalah seorang yang tidak pernah mengenyam pendidikan selain menurut adat dan tradisi suku Mongol tapi dia bisa mengembangkan pasukannya menjadi Tentara yang paling Sukses didunia dan membangun Kerajaan Terluas Yang pernah ada di Dunia dan akhirnya dia dikenal dengna nama Jenghis Khan Sang Penakluk.
- Thomas Alfa Edison : Hanya berpendidikan SD tapi melahirkan 2000 paten yang masih banyak dipakai sekarang ini.
- Li Ka Shing: berhenti sekolah umur 14 tahun, pada usia 40an tahun dia sudah mempunyai armada perkapalan terbesar di asia dan dia menjadi orang terkaya di Hongkong.
- Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi bisa membangun sebuah pabrik Mobil .
- The Wright Brother : orang dari kalangan biasa saja dan tidak berpendidikan tinggi, tetapi merekalah yang menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
- Bill Gates, orang terkaya didunia, dia memulai bisnis setelah lulus SMA.
- Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA!
- Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
- Walt Disney : waktu usia 20 tahun dia masih seorang pemuda miskin dan tidak terkenal tapi pada usia 30 tahun dia sudah menjadi usahawan terkenal.
- Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin tapi bisa memimpin dan mempersatukan Amerika.
- Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, akhirnya dia bisa menjadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
- Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang tapi dia menjadi salah satu Presiden tersukses Amerika .
Kita sama-sama punya tulang & daging dengan mereka semua, maka jika mereka bisa kita juga harusnya bisa!. Yang penting upayanya, urusan hasil itu ketentuan Sang Maha Penentu.
Bismillah....








Senin, 26 Maret 2012

Perlu jadi contoh Karakter Semut.

Ini beberapa karakter semut yang perlu dicontoh oleh kita semua.

1. Pantang Menyerah.
Semut selalu akan berusaha mencari jalan keluar, kalau menghadapi tantangan. (semut mempunyai AQ yang tinggi rupanya ya......AQ: Adversity Quotient, ketangguhan menghadapi kesulitan).

2. Mempersiapkan diri untuk menghadapi masa sulit.
Mereka tidak mau seperti si kurcaci dalam kisah "Who Steal My Cheese", yang merasa berada di comfort zone terus, dan tiba tiba kehabisan makanan. Dimusim panas mereka mengumpulkan makanan untuk menghadapi musim dingin. 

3. Membuat rencana untuk masa depan.
Walaupun dalam kesulitan, semut tetap optimis dan membuat rencana kedepannya, tidak hanya termangu dalam kesulitan. 

4. Maksimalkan kemampuan.
Berapa banyak semut mempersiapkan makanan untuk menghadapi musim dingin? Sebanyak banyaknya! Disini kita bisa belajar untuk memaksimalkan peluang yang ada, tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Tapi tentunya juga tanpa melupakan norma norma yang ada.

Selain yang diberikan oleh Jim Rohn, kita juga bisa melihat bagaimana semut mencontohkan kompetensi penting (dimana ya semut ikut training tentang Competency...?

1. Teamwork.
Mereka bekerja sama menggotong makanan ketempat penampungannya.

2. Communication.
Kalau kita perhatikan, setiap berpapasan dengan temannya, semut selalu 'menyapa' satu sama lain. (lho, kok saya tahu bahasa semut...?.

3. Intuisi.
Coba deh kita lihat, dimana ada gula, selalu saja semut bisa menemukannya. Intuisinya untuk menemukan apa yang menjadi objektifnya, begitu kuat. Mereka jeli melihat peluang!

Ternyata yang kecil dan dibawah merayap itu punya kemampuan besar...fisik tidak menjamin

Rabu, 08 Februari 2012

Kasus Nenek Curi Singkong

‎​Semoga allah membuka nurani semua hakim seperti yang dilakukan hakim Marzuki. Kasus tahun 2011 lalu di Kabupaten Prabumulih, Lampung (kisah nyata).

Di ruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa Pengadilan Umum terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar, namun manajer PT. Andalas Kertas (Bakrie grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim Marzuki menghela nafas, dia memutus diluar tuntutan jaksa Pengadilan Umum, 'maafkan saya', katanya sambil memandang nenek itu,. 'Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus di hukum. saya mendenda anda 1 juta rupiah dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa Pengadilan Umum'.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil dan memasukkan uang 1 juta rupiah ke topi toganya serta berkata kepada hadirin.

'Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar 50 ribu rupiah, sebab menetap di kota ini, yang membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya. Saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa."

Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5 juta rupiah, termasuk uang 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT. Andalas Kertas yang tersipu malu karena telah menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers.

Pelajaran berharga dapat kita petik dari cerita ini bahwa semua aturan harus tetap di egakkan demi kemajuan bangsa kita, tetapi sekecil apapun penghasilan kita kita harus dapat menyisihkan untuk kalangan yang membutuhkan.

Mudah-mudahan cerita ini bermanfaat bagi teman-teman yang dirahmati Allah. kasus-nenek-curi-singkong

Sabtu, 04 Februari 2012

Terima dengan Keiklasan

Disuatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya,"Nak, apa kamu sayang Papa?"
Si anak menjawab, "Tentu saja aku sayang Papa".

Ayahnya tersenyum lalu bertanya, "Kalau begitu, boleh Papa minta kalungmu?"
Lalu si anak menjawab, "Papa, aku sayang Papa tapi aku juga sayang sama kalung ini."
Lalu ayahnya berkata, "Ya sudah, tidak apa-apa. Papa hanya bertanya saja." Si ayah lalu pergi.

Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut ayahnya menanyakan hal yang sama dan si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama.

Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, "Kenapa tiba-tiba Papa mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Papa juga."

Malam berikutnya sang ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata,"Papa, Papa tahu aku sayang sama Papa dan juga kalung ini. Tapi kalau Papa mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Papa".

Si anak memberikan kalungnya dan ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri. Lalu ayahnya memasukan tangan kanan ke saku kanan dan mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli. Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya.

"Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Papa sejak pertama kali Papa meminta kalungmu. Tapi Papa menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu dan Papa gantikan dengan yang lebih baik dan indah."

Sering kali kita merasa Tuhan tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang memintanya kembali. Kita selalu sakit dan kecewa bahkan sampai berlarut-larut lamanya. Tidakkah kita tahu, disaat Tuhan mengambil sesuatu yang berharga dari hidup kita itu karena Tuhan ingin menggantikannya dengan yang "Lebih Baik" lagi dari yang kita miliki sekarang dan bahkan dari sebelumnya?

Jadi terimalah apapun yang kita terima, berilah apa yang harus kita berikan, kembalikanlah apa yang diminta oleh Tuhan, dan tetaplah bersyukur maka berkatmu akan diberikan berlipat kali ganda.

Jumat, 20 Januari 2012

Uang Bukanlah Segalanya


Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama. “Kok, belum tidur ?”sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau Tanya berapa sih gaji Papa ?”
“Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sarah singkat.
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10jam dan Dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.

Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ? ” Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya.”Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong” katanya.
“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andrew. Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian,Sarah kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?”
“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.
“Tapi Papa…” Kesabaran Andrew pun habis. “Papa bilang tidur !” hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp.15.000,- di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih” jawab Andrew.
“Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”.

“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andrew lembut. “Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi.. karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp.. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Sarah polos.

Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...