Rabu, 04 April 2012

"DOA SHALAT DHUHA"

"Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ismata 'ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu'assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba'idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta 'ibadakas sholihin".

Artinya:"Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh".

Aamiin.

Selasa, 03 April 2012

"KEUTAMAAN SHALAT DHUHA"

Shalat Dhuha hanya buth waktu 5 sampai dengan 10 menit saja sehari dan dikerjakan antara jam 07.00 sampai dengan 10.00 pagi.

"Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha DUA rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah.

Barangsiapa shalat EMPAT rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah.

Barangsiapa mengerjakan ENAM rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu.

Barangsiapa mengerjakan DELAPAN rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh.

Dan barangsiapa mengerjakan shalat DUA BELAS rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga.

Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang dianugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya".
(Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani)

Senin, 26 Maret 2012

Perlu jadi contoh Karakter Semut.

Ini beberapa karakter semut yang perlu dicontoh oleh kita semua.

1. Pantang Menyerah.
Semut selalu akan berusaha mencari jalan keluar, kalau menghadapi tantangan. (semut mempunyai AQ yang tinggi rupanya ya......AQ: Adversity Quotient, ketangguhan menghadapi kesulitan).

2. Mempersiapkan diri untuk menghadapi masa sulit.
Mereka tidak mau seperti si kurcaci dalam kisah "Who Steal My Cheese", yang merasa berada di comfort zone terus, dan tiba tiba kehabisan makanan. Dimusim panas mereka mengumpulkan makanan untuk menghadapi musim dingin. 

3. Membuat rencana untuk masa depan.
Walaupun dalam kesulitan, semut tetap optimis dan membuat rencana kedepannya, tidak hanya termangu dalam kesulitan. 

4. Maksimalkan kemampuan.
Berapa banyak semut mempersiapkan makanan untuk menghadapi musim dingin? Sebanyak banyaknya! Disini kita bisa belajar untuk memaksimalkan peluang yang ada, tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Tapi tentunya juga tanpa melupakan norma norma yang ada.

Selain yang diberikan oleh Jim Rohn, kita juga bisa melihat bagaimana semut mencontohkan kompetensi penting (dimana ya semut ikut training tentang Competency...?

1. Teamwork.
Mereka bekerja sama menggotong makanan ketempat penampungannya.

2. Communication.
Kalau kita perhatikan, setiap berpapasan dengan temannya, semut selalu 'menyapa' satu sama lain. (lho, kok saya tahu bahasa semut...?.

3. Intuisi.
Coba deh kita lihat, dimana ada gula, selalu saja semut bisa menemukannya. Intuisinya untuk menemukan apa yang menjadi objektifnya, begitu kuat. Mereka jeli melihat peluang!

Ternyata yang kecil dan dibawah merayap itu punya kemampuan besar...fisik tidak menjamin
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...