Jumat, 17 Mei 2013

KISAH POHON APEL

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. 

 Waktu terus berlalu……..
Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel.
Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.
"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu.
"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya.
Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. "
Anak lelaki itu sangat senang.
Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.
Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi.
Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
"Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.
"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?"
"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel.
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.
Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.
Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
 
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.
Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
"Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel.
"Aku sedih," kata anak lelaki itu.
"Aku sudah tua dan ingin hidup tenang.
Aku ingin pergi berlibur dan berlayar.
Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau.
Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya.
Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku," kata pohon apel itu.
"Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."
"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel.
"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu.
"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.
Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.
Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. "
"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat.
Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua.
Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.
Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.
Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan.
Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Senin, 22 April 2013

Bahaya KEDELAI NON-FERMENTASI

"Memberikan Soy Formula kepada Bayi, sama saja memberikan 5 butir pil KB kepada bayi setiap hari". (pada menit ke 04:00).

"American Heart Association mengaku dan meminta maaf bahwa mereka telah membuat kesalahan bahwa soy sehat. Soy tidak bisa mengobati penyakit jantung dan Soy tidak bisa mengurangi kolesterol". (menit 06:40) "US Health Ministry (Departemen Kesehatan USA) mengeluarkan PERNYATAAN PERINGATAN KESEHATAN bahwa bayi TIDAK BOLEH mengkonsumsi Soy Formula dan anak kecil dibawah 18 tahun tidak boleh mengkonsumsi Soy lebih dari 3X seminggu & tidak boleh lebih dari 1X sehari. Orang dewasa harus sangat berhati 2x dalam mengkonsumsi Soy karena akan mempengaruhi kesuburan & meningkatkan resiko kanker payudara". (menit 06:45) "French Food Agency (BPOM Perancis) akan mulai menuliskan warning label (label peringatan seperti pada rokok) di setiap makanan & minuman kemasan yg mengandung Soy". (menit 07:10). Silahkan tonton video Youtube ini, dari semua DOKTER & PROFESOR di dunia yg memberikan penjelasan MENGAPA kedelai NON-fermentasi = TIDAK SEHAT.
NOTE : Tempe & tauco aman dikonsumsi karena di-fermentasi. (Penjelasan Kedelai Fermentasi pada menit 06:00). Semoga info ini bermanfaat.

Minggu, 07 April 2013

BERSIHKAN GINJAL ANDA DENGAN HARGA KURANG DARI $ 1,00

Bertahun-tahun berlalu dan ginjal kita menyaring darah dengan membuang garam, racun dan yang tidak diinginkan memasuki tubuh kita. Seiring berjalannya waktu, terjadi akumulasi garam dan hal ini memerlukan perawatan pembersihan.

Bagaimana kita akan melakukan ini ?


Sangat mudah, pertama-tama ambil seikat petersali dan cucilah sampai bersih, kemudian dipotong dalam potongan" kecil dan masukkan ke dalam panci lalu tuangkan air bersih dan didihkan selama 10 menit dan biarkan dingin ke bawah dan kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam lemari es hingga dingin.

Minum 1 gelas setiap hari dan anda akan melihat semua akumulasi garam dan racun lain yang keluar dari ginjal anda dengan buang air kecil.

Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah rasakan sebelumnya.
Peterseli dikenal sebagai pengobatan terbaik untuk membersihkan ginjal dan itu ALAMI !
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...